Kayu Secang
Secang atau sepang (Caesalpinia sappan .) adalah perdu
anggota suku polong-polongan (Fabaceae) yang dimanfaatkan pepagan (kulit kayu)
dan kayunya sebagai komoditi perdagangan rempah-rempah.
Asal usul tumbuhan ini tidak diketahui dengan pasti namun telah sejak lama dibudidayakan orang di wilayah India, Asia Tenggara, Malesia, hingga Pasifik, terutama sebagai penghasil bahan pewarna dan juga bahan obat tradisional.Ia dikenal dengan berbagai nama, seperti seupeuĕng (Aceh); sepang (Gayo); sopang ; sapang, cacang (Mink.); sĕpang, sĕcang ; sĕcang ; kayu secang, soga jawa ; kajo sècang (Md.); cang (Bl.); sĕpang (Sas.); supa, supang (Bm.); sapang (Mak.); sĕpang (Bug.); sèpè (Rote), sèpèl (Timor), hapé (Sawu), hong (Alor); sèfèn (Weda), sawala, singiang, sinyianga, hinianga (aneka dialek di Maluku Utara), sunyiha (Ternate), roro (Tidore); sema (Man.), naga, pasa, dolo (aneka dialek di Sulawesi Utara).Dalam bahasa asing dikenal sebagai sappanwood (Ingg.), dan suou (Jp.).
Kerabat dekatnya yang berasal dari Amerika Selatan, kayu brazil atau brezel (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.
1. Brazilin – Seperti sudah disebutkan sebelumnya, brazilin merupakan salah satu jenis pewarna alami yang dimiliki oleh kayu secang dan memberikan pewarna merah. Biasanya warna merah ini digunakan pada cat dan pewarna.
2. Polifenol – Manfaat kayu secang juga memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Polifenol sendiri merupakan salah satu zat yang merupakan manfaat antioksidan dan penangkal radikal bebas, yang seperti terkandung pada manfaat teh hijau.
3. Flavonoid
Flavonoid merupakan jenis pigmen pada tumbuhan. Berikut ini adalah beberapa manfaat senyawa flavonoid di dalam tubuh kita :
Merupakan salah satu senyawa kimia yang memberikan efek rasa pahit pada tanaman, termasuk kayu secang. saponin memiliki ciri-ciri, dengan munculnya busa atau berbuih ketika di kocok dengan menggunakan air.
5. Tannin
Tannin merupakan jenis senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan merupakan salah satu jenis senyawa yang kompleks. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari tannin :
Minyak atsiri merupakan salah satu jenis minyak essensial yang terkandung di dalam kayu secang. Sifatnya yang utama, adalah menimbulkan aroma yang khas dan unik. Berikut ini beberapa manfaat dari minyak yang biasa disebut dengan minyak eteris ini :
Data Diambil Dari Beberapa sumber
Asal usul tumbuhan ini tidak diketahui dengan pasti namun telah sejak lama dibudidayakan orang di wilayah India, Asia Tenggara, Malesia, hingga Pasifik, terutama sebagai penghasil bahan pewarna dan juga bahan obat tradisional.Ia dikenal dengan berbagai nama, seperti seupeuĕng (Aceh); sepang (Gayo); sopang ; sapang, cacang (Mink.); sĕpang, sĕcang ; sĕcang ; kayu secang, soga jawa ; kajo sècang (Md.); cang (Bl.); sĕpang (Sas.); supa, supang (Bm.); sapang (Mak.); sĕpang (Bug.); sèpè (Rote), sèpèl (Timor), hapé (Sawu), hong (Alor); sèfèn (Weda), sawala, singiang, sinyianga, hinianga (aneka dialek di Maluku Utara), sunyiha (Ternate), roro (Tidore); sema (Man.), naga, pasa, dolo (aneka dialek di Sulawesi Utara).Dalam bahasa asing dikenal sebagai sappanwood (Ingg.), dan suou (Jp.).
Kerabat dekatnya yang berasal dari Amerika Selatan, kayu brazil atau brezel (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.
Manfaat
Kayu Secang dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebagai salah satu komodi
rempah-rempah yang ada di Indonesia, tentu saja pada manfaat kayu secang ini.
Berikut ini adalah beberapa pemanfaatan dari kayu secang :
Kulit dari kayu secang dapat
mengeluarkan zat pewarna merah alami. Oleh karena itu, kayu secang sering
sekali digunakan sebagai bahan dasar untuk pewarna, terutama warna merah. Hal
ini disebabkan karena kulit kayu secang memiliki senyawa Brazilin, yang dapat
menghasilkan warna alami merah. Berikut ini beberapa penggunaan zat pewarna
alami kayu secang :
- Pewarna tekstil
- Pewarna pada cat
- Pewarna pada makanan
Kandungan Zat di dalam Kayu Secang
Pemanfaatan dan khasiat kayu secang yang tergolong banyak, namun masih memiliki beberapa manfaat tambahan. Manfaat tambahan ini diperoleh melalui kandungan zat-zat kimia dan mineral, serta nutrisi yang terkandung di dalam kayu secang. apa saja kandungan zat dalam kayu secang? Berikut ini adalah kandungan zat pada kayu secang :1. Brazilin – Seperti sudah disebutkan sebelumnya, brazilin merupakan salah satu jenis pewarna alami yang dimiliki oleh kayu secang dan memberikan pewarna merah. Biasanya warna merah ini digunakan pada cat dan pewarna.
2. Polifenol – Manfaat kayu secang juga memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Polifenol sendiri merupakan salah satu zat yang merupakan manfaat antioksidan dan penangkal radikal bebas, yang seperti terkandung pada manfaat teh hijau.
ads
3. Flavonoid
Flavonoid merupakan jenis pigmen pada tumbuhan. Berikut ini adalah beberapa manfaat senyawa flavonoid di dalam tubuh kita :
- Meningkatkan efektifitas manfaat vitamin C, yang diserap oleh tubuh
- Merupakan zat antioksidan
- Dapat berfungsi sebagai antibiotik alami
- Dapat menangkal radikal bebas
Merupakan salah satu senyawa kimia yang memberikan efek rasa pahit pada tanaman, termasuk kayu secang. saponin memiliki ciri-ciri, dengan munculnya busa atau berbuih ketika di kocok dengan menggunakan air.
5. Tannin
Tannin merupakan jenis senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan merupakan salah satu jenis senyawa yang kompleks. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari tannin :
- Menghentikan pendarahan
- Anti bakteri
- Memperbaiki dinding usus yang rusak karena ulah virus atau bakteri
Minyak atsiri merupakan salah satu jenis minyak essensial yang terkandung di dalam kayu secang. Sifatnya yang utama, adalah menimbulkan aroma yang khas dan unik. Berikut ini beberapa manfaat dari minyak yang biasa disebut dengan minyak eteris ini :
- Bahan dasar analgesik
- Obat sakit perut
- Sebagai bahan dasar antiseptik
- Manfaat jahe
- Manfaat cengkeh
- Manfaat kayu manis
- Manfaat gula merah
Data Diambil Dari Beberapa sumber


Tidak ada komentar:
Posting Komentar