| Bayam Merah |
Bayam Merah
Bayam (Amaranthus.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting.
Kandungan besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun lain (besi merupakan penyusun sitokrom, protein yang terlibat dalam fotosintesis) sehingga berguna bagi penderita anemia.
Khasiat dari bayam secara umum adalah
dapat meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Akar bayam merah
berkhasiat sebagai obat disentri. Cuci 10 batang akar bayam merah sampai bersih
lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan garam halus seujung sendok teh sambil
diaduk rata, lalu saring. Untuk pengobatan, minum air saringannya sekaligus.
Dibandingkan bayam hijau, bayam merah
kurang populer, meskipun kaya akan gizi. Dalam bayam merah terdapat vitamin A,
B1, B2, C, dan niasin, juga mineral seperti zat besi, kalsium, mangan, dan
fosfor. Mengandung banyak serat dan di dalam daunnya terdapat karotein,
klorofil, dan saponin. Pada batangnya ditemukan alkaloid, flavonoid, dan
polifenol.
Bayam termasuk sayuran berserat yang dapat digunakan untuk melancarkan proses buang air besar. Makanan berserat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker usus besar, penderita kencing manis (diabetes mellitus), kolesterol, darah tinggi dan menurunnya berat badan. Infus daun bayam merah 30% per oral dapat meningkatkan kadar besi serum, hemoglobin dan hematokrit kelinci yang dibuat anemia secara nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar